membaca soket cdi new megapro mono


Seperti yang tertera pada judul diatas, pada postting kali ini saya ingin sedikit berbagi mengenai cara membaca soket cdi new megapro mono yang memang kebetulan jarang saya jumpai pada saat serching di Google.
Oleh karena itu disini pula saya akan menjelaskan sedikit mengenai penanganan yang mungkin sedikit banyak tentang New MegaPro mono 2010 milik saya tersebut.

Sebenarnya untuk membaca soket cdi new megapro mono ini terbilang butuh ketelitian juga, bagi yang belum memahaminya.
Karna saya sendiri harus memahami jalur setiap kabel yang ada di cdi tersebut.

image

(click untuk memperbesar gambar)

Seperti itulah penampakan dari cdi pabrikan honda tersebut.

Untuk membaca alur dari tiap kabelnya silahkan simak baik-baik gambar dibawah ini:

image

Mohon maaf jika gambarnya tidak sebagus para master blog lain, maklum gan saya orang susah yang belum punya komputer.. hehehehe..
Namun kurang lebihnya demikian untuk membaca soket cdi new megapro mono yang saya maksut.

Ada satu tips dari saya agar kinerja karburator di New MegaPro ini bisa awet dan tidak serewel apa yang banyak dijelaskan pada web atau situs yang sering kita jumpai selama ini.

Memang benar adanya karburator New MegaPro Mono berjenis vaccum dan agak sedikit lambat beberapa secon untuk merespon grip handle gas yang kita pelintir mendadak.

Yang perama :

Untuk mengurangi dampak dari hal tersebut, silahkan cabut selang yang ada dibagian atas kiri karbu.
Hal tersebut bertujuan agar ventilasi udara diruang vaccum karbu dapat leluasa keluar.
Namun ada resikonya, sudah pasti saat cuci steam airnya dapat leluasa masuk melalui lubang tersebut.
Tapi MegaPro saya selama ini masih aman kok jika hanya menerjang derasnya hujan dan saya tidak mau malas untuk mencucinya sendiri.
(hidup hemat gan..☺)

Yang kedua :

Coba buka sendiri tutup vaccum keluarkan dengan keadaan tangan bebas kotoran, jangan mengeluarkan selongsong dengan cara menarik pada bagian karet vaccum.
Setelah itu basahi bagian luar karet dengan bensin premium saja :

– basahi bagian yang terlihat pertama kali pada saat kita membuka penutup karet vaccumnya saja.
– asal sedikit basah saja tapi merata.

Hal tersebut bertujuan untuk menjaga kelenturan dari karet vaccum agar tidak cepat sobek karena faktor terlalu lama kering.
(minimal enam bulan sekali)
Kemudian pasang kembali, tapi ingat.
Jangan asal pasang ya, hati-hati karet terjepit.
Pastikan sesuai dengan kedudukan karet dan benar-benar pas ditengah, tidak kekanan atau kekiri.

Hal yang saya uraikan diatas terbukti selama empat tahun ini tidak ada kendala sama sekali.
Demikianlah sedikit dari pengalaman yang saya jalani selama ini.
Semoga post saya ini bisa bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Nantikan post saya selanjutnya mengenai upgrade cdi standar jadi racing

Post by:
blog info
WordPress.com

Iklan
%d blogger menyukai ini: